--MISTERI DALAM ARSITEKTUR

--MISTERI DALAM ARSITEKTUR
misteri dalam arsitektur
PORTAL ARSITEKTUR METAFISIKA
BLACK ARSITEK
DOWNLOAD SEMUA TENTANG ARSITEKTUR METAFISIKA HANYA DI BLACK ARSITEK

Kamis, 29 September 2011

12 Pedoman Feng Shui dalam membeli & membangun Rumah

12 Pedoman Feng Shui dalam membeli & membangun Rumah :


- Apa yang harus Anda ketahui ? –
Oleh :
Aries Harijanto
Pengelola: Indonesia Feng Shui Online Center (IFSOC)
© 2008. http://www.klikfengshui.com
e-mail : consulting@klikfengshui.com
General

12 Pedoman Feng Shui dalam membeli & membangun Rumah

Feng Shui adalah sebuah ilmu metafisika-arsitektur dalam aspek mikro dan merupakan ilmu metafisika-topografi yang menentukan keberuntungan sebuah kota ataupun negara berdasar dalam aspek makro yang sudah berkembang sejak lebih dari 1000 tahun yang lalu di Tiongkok. Ini merupakan sebuah ilmu statistik yang mengamati perubahan kehidupan dan perilaku manusia ketika seseorang menghuni sebuah rumah atau wilayah dengan ciri khas tertentu. Menurut cerita literatur klasik, dahulu ilmu ini hanya berkembang di kalangan kerajaan saja, lambat laun karena perubahan jaman mulai berkembang pada rakyat biasa dan menjadi sebuah kebudayaan bagi bangsa Tiongkok yang unik dalam seni metafisika-arsitektur. Hal-hal yang dipelajari dalam ilmu ini adalah sebuah lingkungan di mana seseorang tersebut tinggal. Lingkungan ini adalah gunung, lembah, sungai, air, bentuk dan warna tanah serta arah mata angin. Mengapa ? Karena dimana lingkungan manusia itu tinggal, maka di situlah akan terdapat sebuah medan energi yang disebut dengan Qi (dibaca: Chi) yangakan mempengaruhi kehidupan seseorang. Dalam pengalaman saya ketika mengaudit feng shui rumah seseorang, saya seringkali menemukan rumah-rumah yang memiliki karakteristik feng shui yang lemah, sehingga seringkali menimbulkan permasalahan rumah tangga maupun masalah keuangan seseorang tanpa mereka sadari. Mungkin pemilik rumah ini tidak menyadari bahwa terdapat kaidah umum yang harus diketahui sebelum membeli ataupun membangun sebuah rumah berdasar pedoman Feng Shui. Dan sayangnya, persitiwa seperti ini tidak banyak yang bisa dilakukan kecuali pindah ke rumah baru. Oleh karena itu, dalam kasus-kasus tersebut yang bisa saya lakukan hanyalah melakukan sedikit perubahan seperti : merubah letak
pintu utama, merubah posisi ranjang (masterbed) maupun pindah ke ruangan yang lain, merubah posisi kompor, sampai menggunakan beberapa produk fengshui yang sekiranya cukup membantu dari pengalaman saya. Oleh karena itu bukankah hal yang baik jika Anda dapat menghuni sebuah rumah yang mempunyai efek Feng Shui yang baik ? Karena booklet ini adalah langkah awal Anda untuk menuju kehidupan yang penuh dengan keharmonisan, kemakmuran, dan kesuksesan baik dalam materi maupun non-materi.

Dalam Feng Shui tempat tinggal (Yang Zhai Feng Shui), terdapat beberapa pedoman umum yang harus Anda ketahui sebelum membeli sebuah rumah maupun membeli lahan kosong untuk dibangun sebuah rumah. Pedoman tersebut adalah :
  1. Lokasi rumah
Dalam memilih lokasi rumah selalu carilah sebuah “perlindungan”, artinya lokasi tersebut terdapat bangunan yang ada di sector kanan, kiri, belakang dan depan. Secara teori sector kanan-kiri adalah symbol konstelasi bintang Harimau Putih (Bai Hu) dan Naga Hijau (Qing Long) yang mempengaruhi kekuasaan seseorang. Sektor belakang melambangkan konstelasi kura-kura hitam (Xuan Wu) yang mempengaruhi dukungan / bantuan, dan sektor depan melambangkan burung Phoenix (Zhu Que) yang mempengaruhi promosi atau nama baik.
Keempat sisi ini harus ada, tetapi juga jangan terlalu besar dan tinggi bentuk bangunannya terutama untuk bagian depan rumah seyogyanya cukup dalam bentuk gundukan tanah dengan kondisi yang lapang dan terutama terdapat aliran air yang datang dan pergi.
Hindari memilih lokasi rumah yang terdapat :
    1. Daerah pegunungan yang kering vegetasi tanaman.
    2. Daerah sering terjadi gempa bumi.
    3. Tanahnya adalah tanah lembab, atau tanah gerak yang dulunya bekas sebuah rawa.
    4. Lokasi rumah lebih rendah daripada jalan utama / raya ataupun jalan yang paling dekat dengan lokasi rumah yang bersangkutan.
    5. Rumah tetangga depan lokasinya terlalu / agak berdekatan dengan rumah yang bersangkutan.
    6. Daerah pertambangan.
    7. Tanahnya keras dan berbatu.
    8. Dekat dengan instalasi listrik tegangan tinggi.
    9. Tanah tersebut dulunya bekas tanah pemakaman.
    10. Lokasi rumah yang dekat dengan tempat ibadah atau rumah potong hewan.
     2.   Karakter tanah
  • Ada beberapa hal penting yang berkaitan dengan karakter tanah, yaitu:Kualitas tanah. Tanah dilokasi rumah yang bersangkutan harus terdapatsebuah Qi atau energi kehidupan, dalam artian tanah tersebut terdapat banyak flora dan fauna, karena suara kicauan burung di pagi hari plus daerah yang ‘hijau’ menandakan adanya energi kehidupan di lokasi tersebut.
  • Bentuk tanah. Bentuk persegi ataupun bentuk persegi panjang adalah pilihan yang terbaik. Idealnya panjang dan lebarnya memiliki perbandingan 2,5 : 1. Ini adalah kaidah umum yang sering diterima oleh para pakar Feng Shui. Bentuk tanah yang melebar ke bagian dalam (seperti bentuk kantong) juga merupakan syarat yang bagus dalam Feng Shui. Selalu hindari bentuk tanah yang tidak beraturan, seperti bentuk trapezoid, segitiga, bentuk L, bentuk U, karena ini akan menyebabkan kehilangan sebuah kesempatan yang menguntungkan.
  • Profil tanah. Selalu carilah profil tanah yang memiliki bagian depan teras yang cukup lapang dan posisi rumah lebih tinggi sedikit daripada jalan. Bagian depan rumah adalah salah satu bagian terpenting dalam pedoman Feng Shui karena dalam tipe rumah sambung, bagian depan selalu terkena sinar matahari yang mana seyogyanya harus cukup luas dan terlihat elegan (jikalau ada dekorasi taman). Bagian depan rumah seringkali mewakili faktor keberuntungan materi / uang dalam penghuninya, oleh karena itu tetap jagalah bagian ini dari sudut-sudut tajam dari bangunan tetangga ataupun pilar-pilar tajam maupun keretakan dan warna cat yang memudar.
  • Lingkungan. Menurut pakar-pakar Feng Shui kuno, rumah yang ideal adalah hunian yang memiliki keseimbangan energi Yin dan energi Yang. Artinya, rumah-rumah yang berdekatan atau berseberangan dengan tempat persemayaman jenazah, tempat pemakaman, tempat ibadah, rumah potong hewan selalu diasosiasikan dengan kematian, kesengsaraan, dan kesedihan maka dari itu lingkungan seperti ini akan memiliki kelebihan energi Yin. Demikian sebaliknya rumahrumah yang berdekatan atau berseberangan dengan rumah tahanan / penjara, pusat instalasi listrik tegangan tinggi, dan kantor kepolisian selalu diasosiasikan dengan pembunuhan, perselisihan, dan kekerasan maka dari itu lingkungan seperti ini akan memiliki kelebihan energi Yang. Selalu hindari 2 macam lingkungan ekstrem tersebut.
       3. Fondasi rumah
Dalam memilih rumah atau lahan, selalu carilah daerah yang memiliki kualitas tanah yang subur dan kuat agar ketika rumah tersebut dibangun memiliki fondasi yang kokoh.
       4. Pencahayaan
Sinar matahari harus selalu mencukupi untuk menerangi ruangan sebuah rumah. Idealnya, area penerangan sinar matahari yang masuk melalui jendela sedeikitnya 15% dari total luas lantai. Untuk rumah dengan bentuk persegi panjang yang mana juga tipe rumah sambung, kedua sisi yang panjang akan menyebabkan rumah seperti lorong-lorong dan akan menghambat pencahayaan sinar matahari tidak dapat menjangkau sampai ke dalam. Hal yang perlu dilakukan adalah membangun sebuah kanopi yang dapat menangkap sinar matahari dari bagian atas atau atap rumah.

       5. Ventilasi
Menurut buku Feng Shui klasik ada sebuah perkataan “Zang Feng De Shui, Cheng Sheng Qi”. Artinya, Qi (energi kehidupan) itu datang dengan menunggang angin dan akan berhenti setelah menemui sebuah air. Maka dalam setiap mencari rumah, Anda harus bisa merasakan kehadiran angin atau hawa sejuk yang datang di area tersebut, tetapi lokasi tersebut juga jangan terlalu berlebihan dengan angin kencang. Agar dapat membiarkan energi yang masuk dalam rumah melalui datanganya angin tersebut, maka harus selalu cukup ventilasi. Ini akan menambah vitalitas tubuh dan pikiran kita.
        
       6. Sejarah rumah – Mengapa rumah tersebut dijual ?
Jika Anda sedang membeli rumah second, selalu tanyalah mengapa rumah tersebut mau dijual atau siapa pemilik sebelumnya ?Informasi yang penting harus Anda ketahui adalah seberapa lama penghuni sebelumnya menghuni rumah ? Apakah penghuni rumah tersebut hidup harmonis atau sering terjadi perselisihan atau perbedaan pendapat ? Apakah mereka memiliki latar belakang financial yang bagus ? Dan yang lebih penting lagi apakah pernah terjadi kasus kematian atau pembunuhan di rumah tersebut ? Mengapa Anda
harus menanyakan hal-hal ini, karena ketidakharmonisan, perceraian, dan terjadi kebangkrutan merupakan tandatanda terjadinya kecacatan Feng Shui rumah tersebut serta kondisi lingkungan yang tidak ideal. Jika Anda cukup berani, tanyalah pada tetangga sebelah yang sekiranya mau diajak berbicara dengan Anda. Bukankah lebih baik bertanya, daripada menyesal dikemudian hari ?

        7. Jalan
Dalam kehidupan modern, jalan mewakili energi air. Dalam konteks ilmu Feng Shui kuno terdapat banyak sekali formula Feng Shui yang membahas mengenai pola dan aliran air yang disebut dengan Shui Fa (rumusan pola air). Tidak dapat dipungkiri bahwa jalan ataupun aliran air ini yang mewakili keberuntungan materi atau kekayaan seseorang yang mana menjadi pusat perhatian bagi para praktisi Feng Shui. Aturan umum mengenai jalan ini seyogyanya harus seimbang antara energi Yin dan energi Yang, artinya jalan tersebut tidak boleh terlalu lambat (area lokasi kemacetan lalu-lintas) ataupun terlalu lapang (sepi), dan sebaiknya polanya berlika-liku. Selain itu, ada pedoman Feng Shui bahwa jalan dibedakan menjadi 2 macam, yaitu jalan Yin dan jalan Yang. Jalan Yin adalah arah lalulintas dari kanan ke kiri, sedangkan jalan Yang adalah arah lalu-lintas dari kiri ke kanan (dilihat dari dalam rumah menghadap ke luar / jalan). Bagaimana jika jalan tersebut 2 arah ? Ini tergolong jalan campuran antara Yin dan Yang. Mana yang baik ? Disinilah beberapa formula Feng Shui dipakai oleh para praktisi. Yang kedua, jalan juga dibedakan menjadi 2 arah, yaitu arah masuk dan arah keluar. Seyogyanya jalan arah masuk datang dari sektor yang menguntungkan dan arah keluarnya berada di sektor yang merugikan. Sekali lagi, formula Feng Shui akan dipakai oleh praktisi untuk menentukan kelayakan jalan menuju ke rumah. Yang terakhir bahwa selalu hindari membeli ataupun membangun rumah yang berada di persimpangan T (tusuk sate), Belokan perempatan (hook), persimpangan Y, maupun dekat dengan bundaran jalan, dekat rel kereta api, dekat dengan jalan tol ataupun jalan laying dan dibawah jembatan.



        8. Lokasi dan Arah Pintu Utama
Ada pepatah Tiongkok mengatakan bahwa “Pintu utama senilai dengan ribuan tael emas”, ini mengartikan bahwa lokasi dan arah pintu utama seperti mulut manusia bahwa apa yang Anda makan itu yang akan Anda dapatkan. Dalam teori Feng Shui kita namakan sebagai Shui Kou (mulut air) yang mana faktor pertama dan paling utama harus diperhatikan oleh penghuni ketika ingin membangun ataupun membeli rumah. Dalam kasus yang ekstrem, para praktisi Feng Shui bahkan melupakan tata letak ruangan rumah, sebelum mengevaluasi lokasi dan arah pintu utama. Selalu konsultasikan terlebih dahulu lokasi dan arah pintu utama rumah Anda kepada ahli Feng Shui yang Anda kenal. Sebagai catatan, arah pintu utama Anda tidak harus sama dengan arah hadap bangunan, ini adalah hal yang wajar-wajar saja.


Sebagai pedoman dasar, ada beberapa kaidah yang harus Anda ketahui mengenai pintu utama, yaitu :
  • Pastikan bahwa pintu utama tersebut tidak rusak dan mudah untuk dibuka.
  • Ukuran pintu utama tidak boleh terlalu besar ataupun terlalu kecil dari ukuran rumah Anda.
  • Teras dan ruangan dekat pintu utama seyogyanya terlihat cukup lapang dan jangan sampai sesak dengan perabotan.
  • Pintu utama dengan ruang kamar tidur, kamar mandi, dan dapur tidak boleh langsung berseberangan.
  • Pintu utama jangan langsung berseberangan menghadap ke pintu belakang ataupun jendela belakang rumah.
  • Pintu utama jangan terlalu dekat dengan tangga. 
Gunakan partisi atau foyerjika Anda memiliki tipe pintu seperti ini.
  • Pintu utama tidak boleh langsung menghadap cermin, karena energi yang masuk ke dalam rumah akan dipantulkan kembali melalui cermin tersebut sehingga tidak dapat menjebak energi yang masuk.
  • Jangan ada bangunan atap tetangga (sudut runcing atap) yang seolah-olah tampak menusuk kearah lokasi pintu utama tersebut maupun bentuk atap segitiga ataupun struktur yang tampak tajam dari bangunan tetangga dalam lingkup 45 derajat yang masuk dalam lokasi pintu utama rumah Anda. Jika memang kondisi ini tidak bisa Anda penuhi, maka Anda dapat menggunakan cermin Pa Kua sebagai penangkal energi negatif (Sha Qi) dengan menggantungnya di atas pintu atau sesuai dimana arah tersebut datang. Oleh karena itu tidaklah heran jika ada pepatah Feng Shui yang mengatakan “Guan sha er fang wu zhang ai guang ming zheng da wang men ting”, artinya jika tidak ada sebuah bangunan yang tampak mengancam pintu utama kita dan bentuk pintu utama tersebut dalam ukuran yang layak dan memiliki area yang terbuka di depan pintu utama, serta terlihat nyaman ketika kita masuk ke dalam rumah, maka ini adalah Feng Shui yang baik.
        9. Arsitektur & Interior Rumah
Feng Shui adalah gabungan dari 3 konsep trinitas, yaitu langit, bumi, dan manusia. Langit dalam ruang lingkup waktu. Bumi dalam ruang lingkup ruang. Dan, manusia dalam ruang lingkup emosi atau kejiwaan (secara psikologis). Jika seseorang menghuni sebuah rumah yang dibangun pada waktu yang tepat dan pada ruangan yang selaras, maka secara kejiwaan (Ren Qi) akan menimbulkan semangat dan kenyamanan dalam hatinya (Qing Qi). Maka, jika manusia mempunyai semangat dan kenyamanan yang terpenuhi setiap harinya (Ju Qing) maka di waktu dia bekerja, dia dapat menikmatinya. Di waktu dia istirahat, dia selalu merasa nyaman. Sehingga, rezeki (Fu) itu akan datang dengan sendirinya. Ini adalah kunci utama dari ilmu Feng Shui. Apa yang harus Anda lakukan pada awalnya adalah menghuni sebuah rumah yang mana secara desain arsitektur dan interior ruangan tersebut sesuai dengan kebutuhan jiwa Anda (secara psikologis). Ini adalah hubungan timbal balik antara ruang (Di Li) dengan manusia (Ren Li) yang dilihat dari sudut pandang Feng Shui. Berikut ini adalah arsitektur rumah yang kurang baik dari sudut pandang
Feng Shui secara umum :
  • Rumah yang tampak gelap dan suram.
  • Rumah yang cacat / rusak bagian depannya (tampak usang/kuno ataupun terjadi kebocoran.
  • Rumah yang penuh dengan pilar-pilar sehingga tampak seperti sebuah jeraji atau penjara.
  • Rumah yang bagian atas (untuk model rumah berlantai) lebih besar luas bangunannya daripada bagian bawah.
  • Rumah dengan bentuk yang tidak beraturan, terutama dengan bentuk rumah seperti segitiga, atau trapesium.
  • Rumah yang tampak tidak kokoh, walaupun secara konstruksi bangunan tersebut memiliki kekuatan menahan beban yang berlebih.
Sedangkan secara desain interior, kategori rumah yang kurang baik dari sudut pandang Feng Shui adalah :
  • Ruangan-ruangan yang gelap dan kurang pencahayaan ataupun sinar matahari tidak bisa masuk.
  • Lembap dan kurang adanya udara yang masuk.
  • Labirin, atau terlalu banyak ruangan dan kelokan-kelokan.
  • Jarak antara langit-langit / plafond dan lantai terlalu dekat atau terlalu jauh.
  • Ruangan yang kotor, berdebu dan berserakan dengan perabotan atau peralatan.
  • Rumah yang atap-atapnya / plafond penuh dengan balok yang berseri.
         10. Faktor Manusia (Ren Chai)
    Seperti sudah kita ketahui di atas bahwa Feng Shui merupakan gabungan konsep 3 keberuntungan, yaitu langit, bumi, dan manusia. Dalam mengupas faktor manusia, maka kita tidak bisa terlepas dari perputaran waktu, karena manusia hidup dari lingkup ruang dan waktu, maka hubungan antara manusia dan perputaran waktu telah membuat sebuah energi yang disebut dengan Ren Qi. Ren Qi ini kita dapatkan dari tahun, bulan, tanggal, dan jam kelahiran yang mana setiap individu akan memiliki karakter dan jiwa yang tidak sama. Dari Ren Qi inilah manusia memiliki sebuah hubungan emosional dengan lingkungannya, yaitu Qing Qi. Tugas dari praktisi Feng Shui adalah mencari Ren Qi dari setiap orang (manusia) untuk diselaraskan dengan lingkungan rumah dimana dia tinggal (bumi), dan dalam waktu yang tepat (langit). Seperti apa yang pernah kita dengar “Do it in the right time, in the right place, with the right thing”, inilah dia! Ada sebuah cara yang cukup mudah dan mungkin sudah diketahui oleh banyak orang untuk mencari Ren Qi setiap individu, yaitu dengan menelusuri Ming Kua. Ming Kua dalam karakter bahasa Mandarin bisa diartikan sebagai Ming Shu atau sebuah angka energi kelahiran. Angka energi kelahiran ini adalah angka yang krusial, mengapa ? Karena begitu kita lahir didunia, kita mewarisi suatu energi dari perputaran waktu (dalam lingkup perputaran tahun) yang mana pada waktu itu bumi kita berada pada titik koordinat terhadap matahari, bulan, dan konstelasi bintang yang tidak sama untuk tiap tahunnya. Angka ini memiliki aplikasi yang cukup luas dalam ilmu Feng Shui. Dari angka ini bisa kita ketahui secara emosional setiap orang tanpa dia sadari bahwa dia memiliki titik koordinat dari sebuah 8 arah mata angin, yang mana 4 arah mata angin adalah kuat dan 4 arah mata angina adalah lemah. Berikut adalah tabel dari Ming Kua seseorang untuk mengetahui berapa angka Kua-nya berdasar dari teori Ba Zhai Ming Jing (kitab klasik 8 tipe rumah berdasar angka kelahiran). 

    1. Angka Kua 1 (Pria / Wanita) : 
      • Arah menguntungkan no.1 (Sheng Qi) : Tenggara
      • Arah menguntungkan no.2 (Tian Yi) : Timur
      • Arah menguntungkan no.3 (Yan Nian) : Selatan
      • Arah menguntungkan no.4 (Fu Wei) : Utara
      • Arah merugikan no.1 (Huo Hai) : Barat
      • Arah merugikan no.2 (Liu Sha) : Barat Laut
      • Arah merugikan no.3 (Wu Gui) : Timur Laut
      • Arah merugikan no.4 (Jue Ming) : Barat Daya 
           2.    Angka Kua 2 (Pria / Wanita) :
      • Arah menguntungkan no.1 (Sheng Qi) : Timur Laut
      • Arah menguntungkan no.2 (Tian Yi) : Barat
      • Arah menguntungkan no.3 (Yan Nian) : Barat Laut
      • Arah menguntungkan no.4 (Fu Wei) : Barat Daya
      • Arah merugikan no.1 (Huo Hai) : Timur
      • Arah merugikan no.2 (Liu Sha) : Selatan
      • Arah merugikan no.3 (Wu Gui) : Tenggara
      • Arah merugikan no.4 (Jue Ming) : Utara
            3.   Angka Kua 3 (Pria / Wanita) :
      • Arah menguntungkan no.1 (Sheng Qi) : Selatan
      • Arah menguntungkan no.2 (Tian Yi) : Utara
      • Arah menguntungkan no.3 (Yan Nian) : Tenggara
      • Arah menguntungkan no.4 (Fu Wei) : Timur
      • Arah merugikan no.1 (Huo Hai) : Barat Daya
      • Arah merugikan no.2 (Liu Sha) : Timur Laut
      • Arah merugikan no.3 (Wu Gui) : Barat Laut
      • Arah merugikan no.4 (Jue Ming) : Barat
            4.   Angka Kua 4 (Pria / Wanita) :
      • Arah menguntungkan no.1 (Sheng Qi) : Utara
      • Arah menguntungkan no.2 (Tian Yi) : Selatan
      • Arah menguntungkan no.3 (Yan Nian) : Timur
      • Arah menguntungkan no.4 (Fu Wei) : Tenggara
      • Arah merugikan no.1 (Huo Hai) : Barat Laut
      • Arah merugikan no.2 (Liu Sha) : Barat
      • Arah merugikan no.3 (Wu Gui) : Barat Daya
      • Arah merugikan no.4 (Jue Ming) : Timur Lau
            5.   Angka Kua 6 (Pria / Wanita) :
      • Arah menguntungkan no.1 (Sheng Qi) : Barat
      • Arah menguntungkan no.2 (Tian Yi) : Timur Laut
      • Arah menguntungkan no.3 (Yan Nian) : Barat Daya
      • Arah menguntungkan no.4 (Fu Wei) : Barat Laut
      • Arah merugikan no.1 (Huo Hai) : Tenggara
      • Arah merugikan no.2 (Liu Sha) : Utara
      • Arah merugikan no.3 (Wu Gui) : Timur
      • Arah merugikan no.4 (Jue Ming) : Selatan
            6.   Angka Kua 7 (Pria / Wanita) :
      • Arah menguntungkan no.1 (Sheng Qi) : Barat Laut
      • Arah menguntungkan no.2 (Tian Yi) : Barat Daya
      • Arah menguntungkan no.3 (Yan Nian) : Timur Laut
      • Arah menguntungkan no.4 (Fu Wei) : Barat
      • Arah merugikan no.1 (Huo Hai) : Utara
      • Arah merugikan no.2 (Liu Sha) : Tenggara
      • Arah merugikan no.3 (Wu Gui) : Selatan
      • Arah merugikan no.4 (Jue Ming) : Timur
            7.    Angka Kua 8 (Pria / Wanita) :
      • Arah menguntungkan no.1 (Sheng Qi) : Barat Daya
      • Arah menguntungkan no.2 (Tian Yi) : Barat Laut
      • Arah menguntungkan no.3 (Yan Nian) : Barat
      • Arah menguntungkan no.4 (Fu Wei) : Timur Laut
      • Arah merugikan no.1 (Huo Hai) : Selatan
      • Arah merugikan no.2 (Liu Sha) : Timur
      • Arah merugikan no.3 (Wu Gui) : Utara
      • Arah merugikan no.4 (Jue Ming) : Tenggara
            8    Angka Kua 9 (Pria / Wanita) :
      • Arah menguntungkan no.1 (Sheng Qi) : Timur
      • Arah menguntungkan no.2 (Tian Yi) : Tenggara
      • Arah menguntungkan no.3 (Yan Nian) : Utara
      • Arah menguntungkan no.4 (Fu Wei) : Selatan
      • Arah merugikan no.1 (Huo Hai) : Timur Laut
      • Arah merugikan no.2 (Liu Sha) : Barat Daya
      • Arah merugikan no.3 (Wu Gui) : Barat
      • Arah merugikan no.4 (Jue Ming) : Barat Laut
    Bagaimana cara menggunakannya ?
    1. 1) Carilah tahun kelahiran Anda dengan mencocokkan calendar Xia di bawah ini. Kalendar Xia dimulai dari tanggal 4-5 Feb setiap tahunnya pada jam tertentu. Untuk lebih jelasnya Anda bisa melihat tabel dibawah ini dalam menentukan kapan pergantian tahun di mulai.
    2. Jika Anda lahir pada tanggal sebelum perputaran tahun kalender Xia dimulai, maka angka Kua Anda masih ikut di tahun yang sebelumnya. Misal: Pria lahir pada tanggal 3 Feb 1976, maka angka Kua-nya masih ikut pada tahun 1975, yaitu angka Kua 7. Contoh lain: Pria lahir pada tanggal 5 Feb 1976, maka angka Kua-nya telah ikut pada tahun 1976, yaitu angka Kua 6.
    3. Angka Kua Pria dan wanita tidaklah sama setiap tahunnya walaupun lahir pada tahun yang sama (kecuali sekali dalam 9 tahun, yaitu angka Kua 3).
    4. Cocokkan dengan 4 arah menguntungkan dan 4 arah merugikan pada daftar di atas sesuai dengan angka Kua yang sudah Anda dapatkan pada tabel dibawah ini.
    5. Gunakan arah tersebut untuk : 
    • Arah dan lokasi pintu utama rumah.
    • Arah ranjang sewaktu Anda tidur (arah kepala, bukan arah kaki)
    • Arah mulut kompor


    Apa arti dari 4 arah menguntungkan dan 4 arah merugikan tersebut di atas ? Sheng Qi : Arah yang membawa energi kehidupan, kesuksesan dalam materi dan keluarga. Tian Yi : Arah kesehatan seseorang, sangat baik dalam memperbaiki stamina tubuh dan vitalitas kerja.
    Yan Nian : Arah yang membawa keberuntungan dalam hubungan antar manusia, serta sangat baik untuk menjaga keharmonisan rumah tangga dan satu-satunya bintang asmara. Fu Wei : Arah yang membawa kedamaian dan rezeki
    • Jue Ming : Arah yang membawa energi negatif yang dapat memimbulkan bencana yang besar, seperti kebangkrutan, hubungan antar manusia putus dan penyakit.
    • Wu Gui : Arah yang membawa perselisihan, gosip, pengkhianatan, yang akhirnya menyebabkan kehilangan uang dan pekerjaan.
    • Liu Sha : Arah ini membawa permasalahan bisnis, usaha, perpecahan keluarga, perceraian, kecelakaan, dan perampokan.
    • Huo Hai : Arah ini membawa insiden kecil dan halangan dalam pekerjaan.
    Arah yang paling baik secara berurutan :
    Sheng Qi, Tian Yi, Yan Nian, dan terakhir Fu Wei.
    Arah yang paling buruk secara berurutan :
    Jue Ming, Wu Gui, Liu Sha, dan Huo Hai.
           11. Penataan Eksterior & Interior berdasarkan arah kompas
    Kompas Feng Shui yang biasa disebut dengan istilah Luo Pan memiliki peranan yang sangat penting sekali dalam menata eksterior rumah dan interior rumah. Dalam ruang lingkup eksterior setidaknya ada 6 hal yang harus diperhatikan dalam menilai kelayakan Feng Shui tempat tinggal yang kita sebut dengan ‘Wai Liu Shi’, yaitu :
    a. Gunung atau bangunan tinggi.
    b. Aliran Air (sungai, saluran kecil) atau jalan.
    c. Rumah / bangunan tetangga.
    d. Jembatan.
    e. Pagar rumah.
    f. Pohon-pohon.
    Dalam ruang lingkup interior rumah setidaknya juga ada 6 hal yang harus diperhatikan dalam penataan ruangan yang biasa kita sebut dengan ‘Nei Liu Shi’, yaitu :
    a. Ruang keluarga.
    b. Dapur.
    c. Ruang tidur.
    d. Ruang belajar atau ruang kerja.
    e. Kamar mandi.
    f. Tangga.
    Disinilah letak peranan audit Feng Shui rumah dalam menentukan kelayakan sebuah rumah. Diantara sekian banyak faktor tersebut di atas, para pakar-pakar Feng Shui telah sepakat bahwa ada 3 hal paling utama dan
    nomer pertama yang harus diperhatikan dalam satu paket, yaitu :
    1) Pintu utama
    2) Kamar tidur
    3) Dapur dan/atau letak kompor

    Dalam Feng Shui, kita menyebut ketiga hal diatas sebagai Feng Shui San Yao (3 Hal utama dalam Feng Shui). Selalu konsultasikan ketiga hal di atas ketika Anda sedang konsultasi dengan seorang ahli Feng Shui. Dalam beberapa kasus, kompas Feng Shui tidaklah mutlak selalu harus dipakai, karena dengan menggunakan kompas magnet biasa juga dapat dilakukan akan tetapi dalam kasus tertentu tidak banyak informasi yang kita dapatkan jika kita menggunakan kompas biasa. Ada satu hal yang terpenting dalam pembacaan kompas, yang disebut dengan garis kekosongan dan kematian. Selalu berhati-hatilah dalam membeli maupun membangun rumah, jika arah hadap rumah Anda menghadap pada arah :
    1. Tepat 0°, tepat 90º, tepat 180°, dan tepat 270º. (garis kuat)
    2. 22.5°, 67.5º, 112.5°, 157.5º, 202.5°, 247.5º, 292.5°, 337.5º. (garis kekosongan besar)
    3. 7.5º, 37.5°, 52.5º, 82.5°, 97.5º, 127.5°, 142.5º, 172.5°, 187.5º,
    4. 217.5°, 232.5º, 262.5°, 277.5º, 307.5°, 322.5º, 352.5°. (garis kekosongan kecil)
    Adakah toleransi diatas? Ada, toleransi kurang lebih 1-2° dari arah tersebut. Apa dampaknya jika rumah kita menghadap ke arah tersebut ? Biasanya pada arah tersebut akan menimbulkan dampak tiada kemajuan dalam usaha, rumah tangga yang tidak harmonis, kurangnya semangat dalam perjuangan hidup, sering terjadinya perselisihan dan kondisi batin yang merasa hampa.
    1. Selalu hindarilah arah tersebut dalam :Memilih arah hadap rumah.
    2. Memilih arah hadap pintu utama (arah hadap rumah dengan pintu utama tidaklah selalu sama).
    3. Memilih arah hadap kepala ranjang sewaktu kita tidur.
    4. Memilih arah hadap mulut kompor.
          12. Pemilihan hari baik untuk masuk dan pindah ke rumah baru.
    “The last but not least”, inilah istilah yang kita pakai dalam mencari hari baik ketika kita akan pindah ke rumah baru. Tidak dapat dipungkiri, saya sering melihat beberapa kasus kejadian-kejadian yang buruk sering terjadi ketika seseorang pindah ke rumah baru, yang mana setelah saya telusuri permasalahan datang karena ketika mereka pindah ke rumah yang baru tanpa melihat hari yang baik. Ada beberapa cara yang dapat dilakukan dalam mencari hari baik, cara yang paling mudah adalah dengan melihat almanak Tiongkok yang kita sebut dengan Tong Shu. Dalam Tong Shu terdapat beberapa aktivitas yang boleh dilakukan atau tidak boleh dilakukan pada tanggal/hari tertentu dan jam tertentu.


    Conclusion
    12 Pedoman diatas adalah gambaran umum bagaimana mencari dan membeli rumah yang ideal menurut sudut pandang Feng Shui, dalam praktek nyata di lapangan banyak hal yang harus ditinjau lebih mendalam. Jika Anda menemukan beberapa kaidah dari 12 pedoman tersebut, setidaknya terdapat safety zone yang Anda peroleh, walaupun bukanlah jaminan seratus persen bahwa rumah tersebut perfect menurut Feng Shui. Saya berharap booklet ini cukup berguna bagi Anda ketika ingin membeli dan membangun rumah, dan Anda
    dapat mengcopy booklet ini untuk diberikan kepada teman atau kerabat dekat
    Anda atau dapat langsung download di : http://www.klikfengshui.com
    Terima kasih telah membaca booklet ini!
    Salam,
    Aries Harijanto
    Indonesia Feng Shui Online Center


    2 komentar:

    Pak Aries, apa bapak membuka jasa konsultasi? Jika iya, berapakah biaya 1x sesi konsultasi fengshui rumah tinggal? Boleh tolong kabari saya di fransiska(at)ymail(dot)com? Terima kasih.

    Makasi info, sangat bermanfaat
    Izin berbagi artikel feng shui rumah ya.
    Tentang TTips Feng Shui Kamar Mandi, siapa tahu bisa bermanfaat. Makasi

    Poskan Komentar

    Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...